Liberalitarian, Kapitalisme dan Sekulerisme dari Ruang Kelas

Pagi di awal Oktober 2016. Satu kelompok yang terdiri dari enam mahasiswa mendapat giliran mempresentasikan tulisan tentang Perbandingan Hukum: Common Law dan Civil Law. Keduanya mengenai sistem hukum di Eropa. Juru bicara kelompok memaparkan keagungan hukum barat yang menjadi rujukan atau diadopsi oleh negara-negara yang pernah dijajahnya. Negara bekas jajahan Inggris (commonwealth) menerapkan Common Law, dan […] Seterusnya

Makan, Makanan.

Hampir setiap penyakit pada manusia disebabkan asupan makanan kedalam tubuh. Disanalah nikmat dan malapetaka berkontradiksi. Bisa jadi nikmat membawa sengsara atau sengsara membawa nikmat.  Konsep berkeadilan, proporsional, moderat, tidak berlebihan dan berkeseimbangan dibutuhkan setiap individu, supaya kenikmatan makanan menjadi kenikmatan yang sebenarnya. Ketika pasien mengunjungi dokter, perihal pertama yang diperiksa ialah darah dan air seni. […] Seterusnya

Referendum Aceh

Dalam sebuah diskusi di Sp. Kramat, Aceh Utara. Saya dijejal pertanyaan oleh seorang pemuda tentang referendum Aceh. Menurutnya, Aceh tak boleh menuntut referendum. Aceh sudah merdeka sejak dahulu, tak pernah tunduk kepada Belanda dan Jepang, apalagi Indonesia.

Selamat Datang Mahasiswa Baru di Kampus Perlawanan Rakyat

Lima belas tahun lalu, kalimat diatas menjadi tulisan selembar spanduk yang digantung di pintu gerbang Darussalam. Tepatnya, disimpang jalan Inong Balee, depan fakultas ekonomi Unsyiah. Spanduk itu ditulis oleh Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) dalam rangka menyambut peserta Ordikmaru (Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru) yang dilaksanakan abang-abang pengurus senat Unsyiah dan IAIN Ar-Raniry. Senat Mahasiswa, sebutan […] Seterusnya