Nostalgia Perlawanan

Ada banyak cara orang Aceh bernostalgia tentang konflik di kampungnya. Kebanyakan orang Aceh –persis film Hindustan- senang dengan hal-hal bernuansa patriotik dan pengorbanan. Saya mencoba mengambil cara lain mengenang konflik dan sembilan tahun perdamaian Aceh. Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik-adik di Komunitas Kotak Hitam yang bekerjasama dengan BEM FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu […] Seterusnya

Primordialisme

Ahmad Wahib dalam catatan hariannya mengaku heran pada prilaku mahasiswa dari daerah yang datang ke Jakarta. Dalam buku yang dicetak LP3ES pada Juli 1981, dia menulis, “Kenapa mahasiswa Indonesia masih terikat emosi kedaerahan?”. Bergabung dalam organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Lampung, Perkumpulan Mahasiswa Solo, dan berbagai organisasi mahasiswa paguyuban lainnya. Menurutnya, “Bukankah menjadi Indonesia berarti menanggalkan […] Seterusnya

Jawa adalah Koentji

Yusri Ihza Mahendra menulis di akun twitternya, “Kampanye cukup di enam provinsi saja, Banten, DKI, Jabar, Jateng, Jatim dan DIY. Menang di Jawa, sudah memenangkan 65 persen pemilih”. Pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI), D.N. Aidit dalam rumusan memenangkan revolusi komunisme Indonesia mengatakan, “Jawa adalah koentji”. Menguasai Jawa sama dengan menguasai Indonesia. Kedua tokoh ini sama-sama […] Seterusnya

Aceh Bukan Planet Sendiri

Yang berpikiran sempit berkesimpulan, “Apa yang berlaku disuatu tempat tidak memiliki kaitan dengan tempat yang lain. Sebaliknya, sesuatu yang terjadi di tempat kita, tidak membawa pengaruh kepada tempat yang lain”. Kita memandang dunia ini, negara dan daerah kita, sesuatu yang tidak memiliki hubungan dengan sesuatu diluarnya. Beginilah cara pikir orang-orang dibawah tempurung. Pernahkah kita renungkan, […] Seterusnya