Diskusi Forsapa Aceh bersama Kautsar

Diskusi Publik Bersama Forum Pengawasan Parlemen Aceh (Forsapa Aceh). Turut hadir sebagai pembicara Prof. DR. Hasbi Amiruddin (Guru Besar UIN Ar-Raniry), Kautsar (Anggota DPRA), Arif Fadillah (Ketua DPRK Banda Aceh), Yarmen Dinamika (Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia), dan Iskandar Usman Al-Farlaky (Wakil Ketua KNPI bidang politik dan parlemen).

Sumpah Pemuda  

Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa cinta keadilan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa kebenaran.

Munir

“Dia Jawa yang berbeda”. Ungkapan Abdullah Syafii’, Panglima GAM (Gerakan Aceh Merdeka) kepada sosok Munir. Ketika rakyat Aceh melihat Jawa sebagai sinonim penindasan, Munir menjadi pengecualiannya. Dia memberitahu orang Aceh, prilaku kejahatan kemanusiaan bukan bawaan suku atau bangsa, melainkan tabiat negara yang masih memberi kewenangan politik kepada tentara. Aceh pernah menolak semua identitas Indonesia, baik […] Seterusnya

Zikir dan Quo Vadis 9 Tahun Damai Aceh

Tulisan ini kesimpulan diskusi terbuka yang dilaksanakan The Aceh Institute di café Three In One, Banda Aceh, 18 Agustus 2014. Memperingati sembilan tahun perdamaian Aceh.   *** Sembilan tahun damai Aceh masih meninggalkan pekerjaan rumah yang belum selesai. Menurut Yarmen Dinamika, sampai hari ini tujuh puluh persen kesepakatan pemerintah dan GAM di Helsinki telah terealisasi. […] Seterusnya

Starbucks dan Memori Perdamaian Aceh

Banyak cara membangkitkan kenangan. Apalagi sesuatu yang penting bagi banyak orang. Seperti yang sedang saya lakukan, memperingati sembilan tahun perdamaian Aceh dengan mengunjungi sebuah tempat special. Tempat yang punya tersendiri bagi saya, saban tahun di tanggal15 Agustus. Tempat itu sebuah simbol kapitalisme dunia. Barometer negeri yang ramah dengan agenda globalisasi ekonomi. Tempat memorial itu warung […] Seterusnya

Nostalgia Perlawanan

Ada banyak cara orang Aceh bernostalgia tentang konflik di kampungnya. Kebanyakan orang Aceh –persis film Hindustan- senang dengan hal-hal bernuansa patriotik dan pengorbanan. Saya mencoba mengambil cara lain mengenang konflik dan sembilan tahun perdamaian Aceh. Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik-adik di Komunitas Kotak Hitam yang bekerjasama dengan BEM FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu […] Seterusnya