Carikan Saya 10 Orang Terkaya di Aceh.

Pengusaha kunci pertumbuhan ekonomi. Mereka punya latar belakang dan jejak dunia usaha. Mereka tahu kisi-kisi naik turun pendapatan, memiliki jejaring usaha dan tentu dunia perbankan.

Kunci pertumbuhan ekonomi RRC (Republik Rakyat Cina) ialah keberanian Partai Komunis Cina memberi “kursi khusus” kepada pengusaha. Padahal, borjuis musuh utama komunisme.

Setiap tahun Cina menghasilkan 9,7% orang kaya baru dari 1,351 milyar jumlah penduduk mereka, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 12% pertahun.

Sekali lagi, keberhasilan Cina adalah keberanian mereka melakukan balik kanan politik. Bertindak atas kebijakan yang sangat berani. Bukan menentang kapitalisme layaknya ajaran komunisme klasik. Bukan juga menerima kapitalisme barat apalagi sosialisme borjuis. Cina melakukan ubah suai kapitalisme dengan merujuk kepada kepentingan nasional mereka.

Perang ideologi Cina bukan lagi pada debat teoritis kapitalisme versus komunisme. Atau hal-hal simbolik dan identitas kekirian yang anti kemapanan layaknya aktivis kiri di negeri kita – Indonesia. Hal-hal seperti itu sudah selesai dilakukan ketika Cina masih berada di era lama, zamannya Mao Tse-tung.

Pekerjaan komunis Cina adalah menampakkan kemajuan-kemajuan nyata yang memiliki pengaruh kepada meningkatnya taraf hidup masyarakat.

Memusuhi orang kaya merupakan tindakan mengubur ekonomi daerah. Memulai pertumbuhan tidak cukup dengan menghamburkan uang kepada si-miskin dengan dalih bantuan modal usaha. Tindakan tersebut ibarat melempar garam ke laut.

Negara perlu menuntun si-miskin ke jalur ekonomi dengan keberpihakan infrastruktur, akses kredit usaha, regulasi, dan perlindungan. Dengan memperhatikan hukum alam ekonomi perbankan.

Pemerintah perlu perangsang pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, genjotan keuangan untuk pertumbuhan ekonomi tidak melulu dari anggaran belanja daerah. Anggaran daerah dapat difokuskan kepada pembangunan infrastruktur dan fungsi pelayanan dasar warga yang menjadi tanggungjawab negara.

Pemerintah harus mampu memperkaya orang Aceh. Memperkaya semua orang Aceh takkan mungkin dilakukan dalam waktu sekejap. Pemerintah perlu memilih siapa yang harus diperkaya, dengan harapan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi meningkat. Setidaknya mampu melahirkan 100 orang kaya baru pertahun di Aceh.

Dari mana paling cepat? Tentu dari komponen yang sangat dekat dengan kekayaan. Kelompok masyarakat yang sangat dekat dengan uang. Yaitu orang-orang yang hanya perlu regulasi dan sedikit infrastruktur, kemudian mampu melaju sendiri, dan memberi kemudahan kepada yang lain. Teori kapitalisme menyebutnya Trickle Down Effect .

Pemerintah bisa memulai dengan mensortir -jangan lebih- 10 orang kaya Aceh yang benar-benar kaya (bukan kontraktor). Tanyakan mereka dua hal saja, “Apa yang harus saya lakukan untuk membuat anda lebih kaya lagi?”. Dengan begitu, “Apa yang dapat anda berikan untuk Aceh dan masyarakatnya?”.

Tindakan copy paste perlu dilakukan pemerintah kabupaten/kota dengan mensortir tidak lebih 5 orang kaya di daerahnya. Jangan lihat identitas politik mereka. Si-kaya tak pernah memiliki konsistensi politik selain menambah jumlah uang yang mereka miliki.

Berikan mereka fasilitas. Dengan harapan, terjadi pertumbuhan dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat. Saya mengajak anda menggunakan filosofi penyelamatan anak, dalam situasi darurat di pesawat udara. Seorang ibu harus memasangkan oksigen kepada dirinya terlebih dahulu, baru kemudian untuk anaknya. Terkesan kejam, tapi ini adalah langkah penyelamatan.