PKI, Bandit dan Saya.

Sekitar tahun 1987-1988, usia saya sekitar 10 atau 11 tahun. Bagi anak-anak yang hidup dizaman tak ada pilihan tontonan selain TVRI, sangat menantikan tayangan film berjenis action dan horor. Setiap hari-hari yang berhubungan dengan negara, TVRI selalu menyuguhkan tayangan yang pas dengan cita rasa kami sebagai anak-anak. Salah satunya adalah film G30S/PKI (Gerakan 30 September/Partai […] Seterusnya

Tentang Jembatan Kebenaran.

“Cogito Ergo Sum. Saya berfikir maka saya ada.” Begitulah ungkapan Rene Descartes (1596-1650 M). Seorang bapak pendiri filsafat moderen dari Perancis. Sosok yang memberi metodologi pada ilmu filsafat. Descartes memulai dari mempertanyakan semua hal termasuk dirinya sendiri. Ungkapan Descartes merasuk dalam fikiran saya. Dan, saya memahaminya begini “tulislah pikiran-pikiran itu supaya tidak hilang. Sampaikan pikiran-pikiran […] Seterusnya

Petani dan Zikir.

Tugas pokok Pemeritah Aceh pasca MoU Helsinki terdiri dari empat hal besar; pertama, rehabilitasi dan rekontruksi Aceh pasca tsunami dan konflik. Kedua, tanggungjawab ideologis merealisasikan semua butir-butir perjanjian damai GAM-RI kedalam perundang-undangan Indonesia sehingga sepenuhnya dapat dilaksanakan di Aceh. Ketiga, melaksanakan tanggungjawab pemerintah memberikan pelayanan publik yang prima dan optimal. Keempat, memajukan perekonomian rakyat sehingga […] Seterusnya

Pekan Kebudayaan Aceh.

Pekan Kebudayaan Aceh VI (PKA) tidak lengkap tanpa kehadiran acara sabung ayam/peulet manok, peupok leumo/adu lembu dan geudeu-geudeu/gulat aceh. Bukankah semua tradisi tersebut bagian dari produk kebudayaan Aceh masa lalu? Ada budayawan mempersoalkan kebudayaan Aceh yang semakin hari tak lagi fungsional.  Masyarakat bergerak menjauh dari tradisi kebudayaan lama. Misalnya, di dapur tidak ada lagi rengkan, […] Seterusnya

Teuku Soelaiman & Mogok Massal.

Tiga hari yang lalu. Dalam persinggahan menunggu kepastian tiket Medan-Jakarta dari calo di terminal keberangkatan dalam negeri Polonia, Medan. Disela-sela menunggu jadwal buka puasa yang tinggal setengah jam lagi. Tiba-tiba saya berpas-pasan dengan Nurdhahri Ibrahim Naim yang kebetulan duduk dibelakang saya di deretan kursi ruang tunggu luar bandara Polonia. Saya tak mengenal lagi Nurdhahri Ibrahim […] Seterusnya

Keumamah dan Hiu; Warung Nasi.

Ada orang tidak sanggup makan ikan Hiu karena identik dengan hewan pemakan manusia. Meski demikian, tidak sedikit orang Aceh yang suka. Di beberapa tempat, khususnya kampung pedalaman mengklasifikasikan ikan hiu sebagai makanan mewah. Begitu orang pedalaman mengkategori ikan laut. Di pesantren tempat sekolah saya dulu, menjadwalkan sajian ikan hiu khusus pada hari rabu. Hari tersebut […] Seterusnya