Tulisan Tanpa Judul; Mengenang 13 tahun Perdamaian Aceh.

Tulisan ini saya tulis tiga belas tahun lalu, saat Gerakan Aceh Merdeka dan Republik Indonesia baru saja menandatangani kesepakatan Helsinki. Tulisan ini sudah pernah dimuat di opini Serambi Indonesia, tanggal, hari dan bulannya saya sudah tidak ingat lagi. Sehubungan dengan peringatan 13 tahun perdamaian Aceh, serta untuk sekedar bernostalgia dengan pikiran-pikiran muda saya dalam melihat, […] Seterusnya

Saya dan Pemboikotan Pelantikan Bupati Pidie oleh Fraksi PA di DPRK

Pendapat saya terkait pemboikotan Fraksi Partai Aceh (PA) Pidie pada sidang paripurna pelantikan Bupati Kabupaten Pidie di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) : PA Pidie bukan tidak mengakui kemenangan Abusyik sebagai Bupati Pidie, pemboikotan ini adalah aksi politik menghargai sikap DPW yang melakukan gugatan atas keabsahan ijazah Abusyik. PA Pidie mencurigai ijazah Abusyik palsu. […] Seterusnya

Ramadan; Eat, Pray and Love

Besok, Ramadan meninggalkan kita. Ada perasaan tak ingin melepas pergi, supaya bertahan setidaknya untuk satu bulan lagi. Terasa ada kesedihan. Kalau ungkapan ini keluar dari mulut saya, terkesan lebay. Ungkapan begini pantas keluar dari mulut para sufi dan a’bid. Dari lubuk hati yang dalam, saya benar-benar menikmati Ramadan laksana rekreasi yang membuai. Ramadan bulan ibadah. […] Seterusnya

Kekalahan Ahok dan Pesimisme Demokrasi

Ada suara pesimis dengan demokrasi Indonesia lantaran Ahok kalah di Pilkada Jakarta. Menurut suara-suara ini, demokrasi Indonesia sedang berbalik kebelakang.  Dimana pluralisme dan kebebasan ada dalam ancaman. Indonesia kembali ke politik sektarianisme agama. Anti kepada agama selain Islam. Setiap perbedaan selalu dipatahkan lewat tuduhan kafir, liberalisme, sekulerisme serta banyak stigma lain yang mudah diadu dengan […] Seterusnya